Rabu, 10 Agustus 2016









Infrastruktur Nyaman, Harapan Setiap Pejalan Kaki

Jumlah penduduk yang semakin padat terutama di kota besar Indonesia berakibat meningkatnya jumlah pengguna jalan. Mulai dari pejalan kaki, pengguna  kendaraan pribadi  atau kendaraan umum. Seiring dengan bertambahnya volume kendaraan di jalan raya, pada akhirnya membuat si pengguna jalan lebih beralih untuk berjalan kaki,  yang kemudian dilanjutkan dengan kendaraan umum. Berbagai alasan dikemukakan seperti meminimalisir rasa lelah di jalan, ingin segera sampai di tempat tujuan  dan lain-lain.
Namun pada kenyataannya fasilitas dan sarana infrastruktur  yang disediakan bagi pejalan kaki,  tidak sebanding dengan sarana bagi pengguna kendaraan pribadi. Untuk itu  demi meningkatkan pelayanan bagi pejalan kaki,  maka pemerintah perlu memikirkan kuantitas maupun kualitas sarana bagi pejalan kaki.
Nah, kira-kira infrastruktur seperti apa yang diharapkan oleh pejalan kaki kepada pemerintah agar merasa nyaman menggunakannya?
  1. Ketersediaan trotoar bagi pejalan kaki dan pemeliharaannya. Trotoar yang disediakan hendaknya memiliki ukuran  yang sesuai untuk pejalan kaki. Kondisi trotoar agar selalu terpantau sehingga kerusakan yang terjadi dapat segera diperbaiki. Perlu ditambahkan dengan pagar pembatas demi memberi rasa aman pada pejalan kaki dari kendaraan yang melintas di jalan raya. 
  2. Infrastruktur lengkap dengan peraturannya. Pembangunan infrastruktur bagi pejalan kaki hendaknya dilengkapi dengan peraturan tertulis, bahwa hanya pejalan kaki yang berhak menggunakannya. Jangan sampai pengguna motor turut menggunakan fasilitas ini demi keinginan segera sampai ke tempat tujuan.
  3. Pengadaan taman bunga di sepanjang jalan. Adanya taman bunga membuat pejalan kaki bisa meluangkan sedikit waktunya untuk beristirahat. Taman bunga terbukti ampuh memberi efek segar, menenangkan dan membangkitkan semangat. 
  4. Minimallisir pedagang kaki lima. Tidak bisa dipungkiri ramainya trotoar akibat pejalan kaki yang melintas, memancing pedagang kaki lima untuk mencari rejeki. Namun pada kenyataannya justru hal tersebut semakin mengurangi kenyamanan dalam  menikmati fasilitas trotoar ini. Tidak semua pejalan kaki menikmati kegiatan si pedagang kaki lima dalam mempromosikan barang dagangannya.
Semua pengguna jalan meskipun hanya pejalan kaki berhak atas fasilitas dan sarana infrastruktur  yang sama. Hendaknya pemerintah bijak dan merancang program pengadaan infrastruktur yang adil dan merata. Bukankah semua pengguna jalan telah tertib membayar pajak demi mendapatkan infrastruktur yang sesuai harapan?
  
Yuk Lanjut

8 Manfaat Ngeblog bagi Ibu Rumah Tangga, No 8 Asyik Banget

                                                                               Pexels Menekuni dunia menulis di media blog sejak lima tahun ...