Selasa, 26 Desember 2017

Say No To Corruption


Beberapa waktu belakangan saya sangat prihatin,  dengan berita-berita tertangkapnya para pejabat tinggi, bahkan kepala daerah di negara ini,  atas dugaan kasus korupsi yang mereka lakukan.

Bayangkan saja. Sebagai salah seorang yang  diberi kesempatan mendapatkan jabatan tinggi,  dan kepercayaan dari masyarakat, tetapi justru disalahgunakan. Pada akhirnya masyarakat pun menjadi kecewa dengan perilaku mereka. Semakin tidak percaya dan masa bodoh,  dengan apa yang mereka perbuat.

Korupsi akhir-akhir ini memang menjadi salah satu sorotan publik, yang mampu menyedot perhatian masyarakat. Sebab mayoritas pelaku kejahatan ini,  notabene adalah orang-orang berpendidikan tinggi. Orang-orang yang seharusnya lebih memahami,  bahwa tindakan korupsi sangat merugikan negara pada umumnya, dan masyarakat pada khususnya.

Dan kasus   menghebohkan akhir-akhir ini adalah ketika tertangkapnya ketua lembaga perwakilan rakyat,  dalam dugaan korupsi kartu tanda penduduk elektronik,  yang telah merugikan negara dalam nominal cukup besar. Tak hanya merugikan negara saja. Kasus ini pun berdampak pada tidak terlayaninya rakyat, dalam hal mendapatkan kartu identitas penduduk resmi,  yang nantinya sangat berguna untuk mengurus berbagai keperluannya.

Korupsi sendiri mempunyai banyak definisi. Namun pada intinya adalah, suatu tindakan yang melanggar hukum, dengan tujuan memperkaya diri sendiri, orang lain, atau perusahaan,  sehingga berakibat pada kerugian negara. Dari definisi tersebut, maka bisa dikatakan bahwa korupsi memiliki beberapa bentuk seperti berikut ini :

  1. Korupsi berbentuk penyuapan, atau menerima suap, dari dan oleh pihak tertentu.
  2. Korupsi berbentuk penipuan, atau pencurian sumber daya.
  3. Korupsi berbentuk manipulasi data, demi mendapatkan keuntungan.
  4. Korupsi dengan cara meminta uang, disertai paksaan dan intimidasi.
  5. Korupsi yang berbentuk penyalahgunaan kekuasaan.
  6. Korupsi yang dilakukan bersama-sama, karena terdapat ikatan kekeluargaan atau pertemanan. 

Sehingga bagaimanapun bentuk korupsi yang dilakukan,  maka jelaslah hal itu sangat berdampak pada kehidupan masyarakat. Maka untuk itulah sangat diperlukan upaya bagi setiap orang,  untuk menghindarkan dirinya dari perilaku korupsi ini. Seperti : 

  1. Selalu bersyukur. Sikap dan perilaku yang selalu bersyukur,  akan menghindarkan diri dari pemikiran selalu merasa kurang dalam hidup. Cobalah untuk tetap bersyukur meskipun hanya memiliki sebuah motor, daripada cuma bisa berjalan kaki. Bersyukurlah akan rumah tinggal yang sederhana,  daripada tak memiliki tempat berteduh. Semakin besar rasa syukur, akan meminimalisir keinginan,  untuk memiliki harta lebih banyak lagi. 
  2. Belajar mengatur waktu. Meskipun sepele,  tetapi berusaha mengatur waktu dengan baik akan menjadi salah satu upaya,  untuk belajar menghindarkan  diri dari korupsi. Setidaknya dalam hal korupsi waktu. Caranya gunakan waktu lebih banyak, untuk hal-hal yang bermanfaat. Jangan membuang waktu atau menunda satu pekerjaan,  yang sebenarnya bisa dilakukan saat itu juga. Jika tak terbiasa dengan hal ini,  maka niscaya akan sering kebingungan mencuri waktu dari aktivitas lain,  untuk melakukan hal yang tertunda tersebut.
  3. Perdalam pemahaman agama. Agama telah mengajarkan,  bahwa korupsi adalah tindakan tak terpuji,  yang akan sangat merugikan diri sendiri dan keluarga. Bahkan agama dengan sangat gamblang menggambarkan,  hukuman apa yang akan diterima oleh seorang koruptor,  di hari pembalasan nanti. Ilmu agama akan mengajarkan, bagaimana dan apa yang harus kita lakukan,  demi menghindari korupsi. Seperti selalu mengingatkan untuk selalu membersihkan harta, dengan membelanjakannya di jalan kebaikan. Betapa ajaran agama juga mengajarkan, untuk selalu bersedekah, agar hati memiliki kepekaan terhadap sesama. Bahwa jauh di luar sana, masih banyak manusia,  yang serba kekurangan. Dengan sering melihat kondisi orang lain, akan berpotensi melembutkan hati, sehingga keinginan untuk merasa lebih dibandingkan orang lain,  akan mampu diminimalisir.

Sepandai-pandainya seorang pelaku korupsi menutupi perbuatannya,  yakinlah suatu saat kejahatan tersebut,  cepat lambat pasti akan terbongkar. Dan pastinya hal itu akan berdampak pada kondisi psikologi diri sendiri,  maupun kehidupan sosialnya. Jadi mulai sekarang,  yuk Say No To Corruption!

#onedatonepost
#nonfiksi
#artikelviral2
Yuk Lanjut

Ingin Menjadi Seorang Pemimpin? Penuhilah Delapan Kriteria Ini


Baru-baru ini beredar sebuah kabar,  yang sanggup mengguncang masyarakat di seluruh dunia. Presiden Amerika Serikat Donald Trump telah melontarkan pernyataan mengejutkan,  bahwa ia menyatakan  bahwa Jerusalem adalah ibukota Israel, bukan Palestina.

Alhasil pernyataan kontroversialnya ini sanggup membuat seluruh dunia bergejolak. Aksi solidaritas bagi Palestina digelar di berbagai penjuru,  sebagai bentuk protes atas pernyataan Presiden Amerika Serikat  tersebut.

Di Indonesia sendiri,  aksi solidaritas membela Palestina ini, telah beberapa kali digelar  oleh berbagai lapisan masyarakat secara damai,  demi mengutuk keras arogansi Amerika Serikat terhadap masyarakat muslim khususnya Palestina.

Dalam hati saya juga sangat menyesalkan pernyataan Presiden Trump  tersebut. Sebab pernyataannya itu pada akhirnya, tidak menjadi salah satu hal, yang mampu mempertahankan perdamaian dunia. Tetapi justru membuat seluruh elemen masyarakat kecewa dan marah, hingga mampu melahirkan berbagai aksi protes. Padahal sebagai salah satu negara anggota dewan keamanan  Perserikatan Bangsa-Bangsa, sudah menjadi tugas Amerika Serikat,  untuk ikut menciptakan perdamaian dunia.

Ya, begitulah. Dari berita yang cukup menggemparkan tersebut, kita dapat mempelajari banyak hal. Bahwa pada intinya menjadi seorang pemimpin itu tidak mudah. Betapa ia harus menjaga segala tutur kata dan tingkah lakunya, agar tidak selalu menimbulkan keresahan.  Sehingga diperlukan berbagai sifat dan karakter, yang mampu menjadikannya seorang pemimpin yang berwibawa dan disegani. Bukan sebaliknya,   yang arogan dan tak dihormati. Bahkan sebenarnya seorang pemimpin harus memiliki kriteria berikut ini :

  1. Disiplin dan ikhlas. Layaknya matahari yang tidak pernah terlambat bersinar setiap hari, seorang pemimpin  harus disiplin dalam segala hal. Juga ikhlas dalam melakukan semua tanggung jawabnya sebagai pemimpin. Sebab ia adalah sosok yang selalu menjadi teladan, bagi setiap orang yang berada dalam lingkungan tempatnya bersosialisasi.
  2. Selalu menerangi. Seorang pemimpin harus selalu memberikan penerangan, bagi setiap orang yang dipimpinnya. Jika ada yang bertanya, ia harus mampu memberikan jawaban jujur dan jelas. Hingga semua orang paham dengan apa yang harus dikerjakannya. Hindari pula sikap tak peduli,  sehingga seolah lepas tangan dalam membimbing semua orang dalam lingkaran kepemimpinannya.
  3. Memberi petunjuk. Seperti bintang di langit yang berfungsi memberikan petunjuk arah dalam pelayaran, seorang pemimpin harus mampu memberikan arahan dan petunjuk yang jelas. Hindari menjerumuskan dengan memberi petunjuk arah yang salah, sehingga karyawan atau masyarakat yang dipimpinnya,  tidak salah dalam melakukan perintah. 
  4. Disegani bukan ditakuti. Pemimpin adalah orang yang dipilih,   atas dasar kelebihan yang dimiilikinya. Seperti kepandaian, kemampuan dalam kepemimpinan, dan keahliannya dalam mengambil keputusan. Sehingga  hal itulah yang menjadikannya sebagai pemimpin yang disegani. Hindari memperlihatkan diri sebagai pemimpin yang arogan, ditakuti, namun tidak memiliki kemampuan apapun.  Alhasil hal ini akan membuatnya menjadi sosok yang semakin tak disegani dalam kepemimpinannya.
  5. Pandai tempatkan diri. Seperti angin yang dapat mengisi semua ruangan kosong, seorang pemimpin hendaknya mampu menempatkan diri, di lingkungan manapun ia berada. Jika berada di lingkungan kantor, berlakulah sebagai seorang pemimpin. Namun pada saat sudah berada di luar jam kantor, berlakulah  layaknya teman baik. Dalam lingkungan perumahan, bersikaplah sebagai warga yang  selalu siap berkontribusi, bagi kemajuan daerah tempat tinggalnya. Pandai menempatkan diri akan menjadikannya pemimpin,  yang semakin dicintai.
  6. Selalu menerima. Pemimpin yang baik akan selalu menerima apapun,  yang terjadi dalam kepemimpinannya. Ia tidak akan mengeluh ketika diberikan seorang karyawan,  yang belum menguasai pekerjaan. Tetapi justru membantu karyawan tersebut,  agar dapat mengejar ketertinggalannya. Ia juga menyadari, meskipun posisi menempatkannya sebagai seorang pemimpin, ia tetaplah seorang manusia, yang tak luput dari kesalahan. Sehingga ia selalu terbuka akan kritik dan saran, untuk menjadikannya sosok pemimpin yang lebih baik lagi.
  7. Kuat. Seperti bumi yang sanggup menyangga semua benda yang ada di atasnya, seorang pemimpin harus kuat dalam menghadapi segala rintangan, dan tantangan yang terjadi dalam kepemimpinannya. Ia harus menjadi pemimpin tangguh dan tak cengeng, agar masyarakat merasa yakin,  bahwa mereka bisa menyelesaikan  semua masalah secara bersama-sama. 
  8. Selalu memotivasi. Pemimpin adalah sosok yang mampu memberikan motivasi dan semangat,  bagi setiap orang yang dipimpinnya. Jangan serta merta melemahkan semangat seorang karyawan, yang berusaha melakukan inovasi dalam pekerjaannya. Sebab biar bagaimanapun,  karyawan tersebut telah berusaha membantu menyelesaikan suatu masalah,  dengan cara yang diyakini mampu memberikan solusi.

Begitu beratnya syarat dan kriteria sebagai seorang pempimpin, maka hendaknya setiap orang dapat mawas diri,  jika memiliki keinginan mulia tersebut. Sebab seorang pemimpin yang baik sejatinya,  mampu memberikan kesejukan, serta dapat membawa setiap orang yang dipimpinnya menuju keberhasilan.

#onedayonepost
#nonfiksi
#artikelviral1
Yuk Lanjut

Rabu, 20 Desember 2017

Gojek, Satu Aplikasi Bernilai Tiga Misi


Sumber gambar : www.google.com

Sudah bukan rahasia lagi jika Surabaya adalah salah satu kota terbesar di Indonesia. Wilayahnya yang sangat luas, membuat seseorang harus betah berlama-lama dalam berkendara.

Bagi saya pribadi, yang sebenarnya berasal dari kota  kecil, hidup di Surabaya menjadi satu tantangan tersendiri. Bayangkan saja. Sejak awal menginjakkan  kaki di kota ini, saya harus cepat menghafalkan jalur jalanan,  agar tidak mudah tersesat. 

Selain itu satu kekurangan  di masa lalu yang tidak bisa mengendarai motor,  membuat saya sangat kesulitan untuk menuju tempat tujuan.Alhasil saya pun harus mencari alternatif transportasi,  yang bisa mengatasi kesulitan ini. Pada akhirnya bus kota dan angkutan umumlah yang menjadi pilihan saya.

Namun seiring berjalannya waktu, serta kemajuan teknologi yang terus berkembang, saat ini telah hadir berbagai macam transportasi, yang sudah dioperasikan dengan sistem online. Dan  transportasi online yang berkembang pesat, khususnya di kota Surabaya ini adalah Gojek.

Gojek adalah perusahaan yang bergerak di bidang transportasi  roda dua. Didirikan pada tahun 2010 berbasis teknologi online. Adapun misi dari   Gojek ini  adalah menjadikannya sebagai salah satu perusahaan transportasi yang   berjiwa sosial, serta mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sektor informal.

Gojek sendiri memiliki tiga komponen nilai pokok yaitu :

  1. Kecepatan. Perusahaan Gojek  selalu berusaha memberikan pelayanan terbaik,  kepada para pelanggannya, dalam hal kecepatan merespon permintaan. Hal ini saya rasakan sekali, ketika mencoba melakukan pemesanan Gojek, untuk mengantar ke satu tujuan tertentu. Setelah melakukan pemesanan, tertera dalam aplikasi bahwa dalam selang waktu tak begitu lama,   akan ada seorang driver yang menjemput,  dan siap mengantar sesuai tempat tujuan.
  2. Inovasi. Tak bisa dipungkiri  lagi, bahwa perusahaan Gojek telah melakukan beberapa inovasi dalam aplikasinya,  sehingga lebih memudahkan pelanggan,  dalam memenuhi apa yang menjadi kebutuhannya. Hal ini terbukti dari banyaknya menu dalam aplikasi tersebut.  Katakanlah seperti Go Food, untuk melakukan pemesanan makanan. Go  Send untuk pengiriman barang. Go Car jika pelanggan ingin mencapai satu tujuan,  dengan perantara mobil. Bahkan  Go Clean, jika pelanggan  membutuhkan bantuan dalam hal membersihkan rumah. Tak hanya itu. Dalam sistem pembayaran,   Gojek juga menerapkan inovasi  berupa deposit. Pelanggan dapat menyimpan sejumlah deposit dengan nominal tertentu. Lalu setiap kali selesai menggunakan jasa Gojek, pelanggan dapat membayarnya dengan deposit yang sudah tersimpan. Dan ternyata dengan semakin banyaknya transaksi non tunai  yang dilakukan, maka pelanggan dapat menikmati  potongan harga, yang diberikan oleh pihak Gojek. Sehingga benar adanya jika Gojek selalu melakukan inovasi dalam setiap perkembangannya.
  3. Dampak sosial. Fakta  berbicara bahwa Gojek sudah memberikan dampak sosial, dan sumbangsih yang cukup besar, dalam hal kesejahteraan masyarakat. Khususnya dalam mengurangi tingkat pengangguran di Indonesia. Jika kita amati, saat ini sudah banyak sekali masyarakat yang mencoba mencari penghasilan utama dari Gojek. Kemudahannya dalam menentukan sendiri jam kerjanya, membuat seorang driver Gojek dapat melakukan pekerjaannya,  tanpa mengganggu waktu aktivitas yang lain. Alhasil semakin banyak orang dari berbagai latar belakang,  mencoba berpenghasilan dengan menjadi seorang driver Gojek.


Kini Gojek telah menjadi aplikasi transportasi online, yang semakin digemari masyarakat. Perkembangannya sudah semakin pesat,  seiring dengan hadirnya aplikasi ini di 50 kota di seluruh Indonesia. Mengingat persaingan di dunia bisnis yang semakin ketat, harapan saya  semoga apa yang telah diraih Gojek saat ini,  mampu menjadi penyemangat untuk berkembang lebih baik lagi.

Yuk, naik Gojek!
Yuk Lanjut

Sabtu, 16 Desember 2017

Ingin Hidup Lebih Berkah? Waspadai Tiga Godaan Dunia Ini


Suatu hari tanpa sengaja saya menyaksikan satu berita dari seorang selebritis ternama tanah air yang sedang mengalami musibah. Ia adalah seorang aktor yang banyak sekali membintangi serial televisi. Terkadang saya amati si aktor ini bisa membintangi dua sampai tiga judul serial sekaligus. Belum lagi jika stasiun televisi  mengundangnya untuk hadir secara langsung di satu program acara. Jika dihitung secara kasat mata, si aktor ini seolah-olah menghabiskan dua puluh empat jam waktunya untuk beraktivitas.

Dalam hati saya merasa takjub. Heran melihat kekuatan fisik tubuhnya yang terlihat masih segar meskipun banyak menjalani kegiatan ini dan itu. Bagaimana mungkin ia tidak mudah lelah dengan kesibukan yang seolah sehari semalam harus dilakukan. Sedangkan saya sendiri yang hanya menjalani aktivitas kantor dan rumah tangga, mudah sekali lelah setelah bekerja.

Ya begitulah. Banyak sekali manusia yang rela menghabiskan waktunya hanya  untuk beraktivitas duniawi. Ketika ditanya apa yang menjadi alasannya untuk melakukan semua itu jawaban yang pasti terlontar adalah demi memenuhi kebutuhan hidupnya di dunia.  Namun apakah dengan semua itu, akan menjadikan hidupnya lebih berkah? Lebih bahagia dengan banyak harta? Lebih tenang dengan tercukupinya kebutuhan?

Inilah sebenarnya yang menjadikan manusia salah kaprah dalam berpikir tentang kebahagian dan keberkahan hidup.  Mengapa? Karena sebenarnya ada tiga hal yang harus manusia waspadai tentang godaan duniawi. Godaan yang menjadikan kehidupan manusia semakin tidak berkah dari hari ke hari. Inilah tiga godaan duniawi tersebut.

  1. Kesibukan. Godaan pertama adalah kesibukan yang tiada henti.  Lihatlah betapa banyaknya manusia yang bekerja hingga larut malam. Sampai-sampai merasa tidak cukup waktu untuk menyelesaikannya. Lucunya lagi, hari libur pun masih saja ia gunakan untuk bekerja. Padahal hari libur tersebut harus digunakan sebaik-baiknya untuk beristirahat. Agar esok hari bisa kembali menjalani aktivitas dengan tubuh segar dan sehat. Semakin banyak pula wanita bekerja dengan dalih membantu suami. Tetapi faktanya ia bekerja keras demi mendapatkan karir yang bagus, sehingga ada kalanya tak punya waktu untuk mengurus keluarga yang sejatinya justru menjadi tanggung jawabnya.
  2. Kemiskinan. Godaan kedua adalah kemiskinan. Dalam arti selalu merasa miskin dibandingkan tetangga, teman, saudara dan orang lain di sekitarnya. Ketika tetangga memiliki mobil baru, langsung merasa iri hati karena hanya memiliki sebuah motor.  Pada saat teman bercerita memiliki sebuah rumah di luar kota untuk tempat beristirahat,  serta merta lantas merasa tidak memiliki apapun yang bisa dibanggakan. Padahal sudah memiliki rumah yang nyaman untuk tempat tinggal. Alhasil rasa kurang bersyukur dan selalu merasa miskin seperti ini akan membuat hatinya tidak tenang dalam menjalani hidup. Karena setiap hari berpikir bagaimana caranya mendapatkan banyak uang dengan cara instan bahkan tidak halal untuk mengimbangi harta orang lain.
  3. Cita-cita. Godaan ketiga adalah cita-cita yang tak pernah terwujud. Katakanlah pada saat ingin menjadi orang yang berpangkat dan  berkedudukan tinggi di hadapan masyarakat sekitarnya. Baginya pangkat dan kedudukan adalah sebuah status sosial yang menjadikannya lebih dihormati. Pada akhirnya setiap hari ia berpikir bagaimana caranya memperoleh kedudukan dan pangkat yang tinggi. Dengan cara apapun. Bahkan cara-cara yang diharamkan dalam agama dan dilarang oleh Allah SWT seperti menyuap atau menjatuhkan orang lain. Hasilnya? Semakin lama masyarakat akan menyadari hal tersebut dan justru semakin tidak menghormatinya. Bukan lagi kehormatan yang akan diterima. Namun cercaan dan hinaanlah yang akan diterima.


Kehidupan manusia tidak hanya berlangsung di dunia saja. Ia juga akan menjalani hidup sesungguhnya di fase kehidupan berikutnya. Hiduplah secara seimbang. Memenuhi kebutuhan dunia namun masih ingat dengan sang Pemilik Hidup. Mencari harta di dunia, namun masih mengingat bagaimana cara halal untuk mewujudkannya. Semoga setiap manusia mampu menjalani kehidupan yang penuh keberkahan dalam lindungan Allah SWT.  
Yuk Lanjut

Jumat, 15 Desember 2017

Inilah Tiga Cara Berbakti pada Orangtua yang Sudah Meninggal



Hari itu seperti biasa saya menyimak acara siraman rohani di sebuah stasiun televisi swasta. Sambil mempersiapkan segala hal yang saya perlukan untuk berangkat ke tempat tugas, saya mengetahui bahwa tema yang diangkat penceramah saat itu adalah, bagaimana cara untuk tetap berbakti kepada orangtua yang telah dipanggil Yang Mahakuasa.

Dalam hati saya berkata, topik ini sangat sesuai dengan kondisi saat ini. Telah beberapa tahun lamanya kedua orangtua telah pergi meninggalkan saya. Alhasil saat ini saya sudah menjadi yatim piatu. Namun jauh di lubuk hati,  saya masih ingin berbakti kepada ayah dan ibu. Saya merasa apa yang telah dilakukan selama ini belum cukup untuk membahagiakan beliau berdua.

Mungkin bagi sebagian orang, mereka beranggapan tak perlu lagi berbakti kepada orangtuanya yang sudah meninggal. Sebab secara fakta, orangtua tak ada lagi di dunia ini demi  mendampingi anak-anaknya. Orangtua sudah hidup di alam yang berbeda. Sehingga mereka merasa tak mungkin orangtuanya melihat perbuatan baik anak-anaknya. Atau bisa jadi mereka belum paham, bagaimana cara untuk dapat berbakti pada orangtua, meskipun telah meninggal dunia.

Dan ternyata menurut penuturan sang penceramah tersebut,  ada beberapa cara yang dapat dilakukan seseorang, untuk tetap berbakti kepada orangtuanya, meskipun sudah menghadap kepada Allah SWT. Inilah diantaranya.

  1. Berdoa. Jika orangtua masih hidup, kita bisa membahagiakan mereka dengan berbagai cara. Misalnya menjadi anak yang berprestasi, selalu menurut kata-kata mereka, tidak melawan atau berkata kasar. Bahkan membuat mereka tersenyum pun sudah menjadi tanda bakti kita kepada orangtua.  Namun ketika orangtua sudah tidak bersama kita lagi, maka berdoa dapat menjadi salah satu jalan bagi seorang anak untuk berbakti.  Sebab seuntai doa dari anak yang sholeh akan dapat memberikan penerangan bagi mereka di alam kubur. Doa dari anak yang sholeh juga merupakan salah satu hal yang tak akan terputus ketika seseorang telah meninggal dunia.
  2. Beramal atas nama orangtua. Cara kedua yang dapat dilakukan bagi seorang anak untuk tetap berbakti pada orangtua yang sudah meninggal adalah dengan beramal. Dan tentunya perbuatan amal tersebut diniatkan atas nama orangtua. Dengan cara ini seorang anak akan mendapatkan dua pahala sekaligus. Yaitu pahala untuk diri sendiri, serta pahala karena telah berbakti kepada orangtua. Selain itu amal baik yang dilakukan si anak ini, akan menambah timbangan kebaikan orangtuanya di hari perhitungan nanti.
  3. Menyambung silaturahmi. Hal ketiga yang dapat dilakukan sebagai bentuk bakti anak kepada orangtua adalah mempererat silaturahmi. Terutama antar saudara. Sebab ada kalanya sepeninggal orangtua, sang anak saling berebut harta warisan, yang sebenarnya justru berpotensi menimbulkan pertengkaran bahkan memutus ikatan tali silaturahmi. Untuk itu sebagai anak yang berbakti, tetaplah untuk memelihara hubungan silaturahmi dengan seluruh keluarga. Entah dari pihak ayah atau ibu. Hindari segala hal yang menjadi pemicu keretakan hubungan. Jika  terwujud maka niscaya hal ini akan menjadi salah satu bentuk usaha untuk tetap berbakti kepada orangtua, meskipun telah pergi meninggalkan kita.


Nah, itulah tiga cara yang dapat dilakukan seorang anak untuk tetap berbakti kepada orangtuanya yang telah menghadap Sang Mahakuasa. Dan Insya Allah, saya juga akan melakukannya.

#onedayonepost
#nonfiksi
#temabebas
Yuk Lanjut

Kamis, 14 Desember 2017

Ini Dia Tiga Film Kartun Televisi dengan Penokohan Kendaraan


                           Sumber gambar : google.com

Beberapa hari ini putri kecil saya,  sangat menikmati acara televisi terutama film kartun. Hampir setiap hari ia menyaksikan acara kesayangannya itu. Tak tanggung-tanggung. Selain hafal dengan jam tayangnya, ia juga sangat tahu siapa tokoh-tokoh yang ada di dalamnya, bagaimana karakternya, serta seperti apa alur ceritanya. Hal ini ditandai dengan betapa antusiasnya ia bercerita, tentang film kartun  yang baru saja disaksikan. Ia pun juga sering menirukan gerak-gerik tokoh kartun kegemarannya.

Melihat hal ini sedikit banyak saya ikut terpengaruh. Maklumlah. Ketika menyaksikan acara tersebut, putri kecil saya selalu ingin ditemani oleh ibunya. Alhasil saya pun mulai menikmati film kartun tersebut. Memperhatikannya demi bisa mengikuti perkembangan ceritanya. Khawatir jika ia bertanya tentang alur  cerita film itu tetapi saya tak mampu menjawabnya. Selain itu saya juga cukup antusias melihat,  bahwa masih ada tayangan program televisi, yang sangat baik untuk memberikan pelajaran tentang nilai-nilai kehidupan kepada anak-anak

Dan lucunya baru saya sadari, film-film kartun yang ia sukai semuanya memiliki penokohan sebuah kendaraan. Nah,  film kartun  apa sajakah yang memiliki penokohan sebuah kendaraan itu?

  1. Tayo The Little Bus. Berkisah tentang persahabatan  lima bus kecil dengan warna warni ceria. Bis merah bernama Cito adalah bis berukuran paling besar, yang paling dewasa dan bijak,  dalam mengatasi semua permasalahan. Sedangkan bis hijau yang bernama Rogi, memiliki sifat sedikit usil tetapi baik hati. Bis lainya bernama Lani. Berukuran kecil, berwarna kuning,  baik hati, lembut dan penyabar. Ia juga bis yang suka menolong teman. Terakhir adalah bis kecil berwarna biru yang bernama Tayo. Ia adalah bis kecil yang pemberani, ramah, dan baik hati. Dikisahkan mereka berlima bersahabat, dan hidup bersama dalam satu garasi bus. Tetapi ada kalanya mereka juga bertengkar dan bersaing. Namun segera saling memaafkan ketika telah menyadari kesalahannya.
  2. Chuggington. Chuggington adalah sebuah kota yang indah dengan pemandangan pedesaan, perbukitan dan juga perkotaan. Dan disanalah tempat tinggal tiga lokomotif muda  yang bersahabat, bernama Wilson, Brewster dan Koko. Mereka saling berinteraksi dan bersahabat  dengan teman sesama lokomotif. Tak hanya itu. Mereka bertiga juga memiliki hubungan baik dengan masyarakat sekitarnya. Seperti ibu walikota atau pak polisi. 
  3. Robocar Poli.  Robocar Poli berkisah tentang sebuah regu penyelamat. Terdiri dari empat personil yaitu Poli si mobil polisi yang cerdas. Roy si mobil pemadam kebakaran yang kuat. Amber si mobil ambulans yang ramah, pintar dan suka menolong. Juga Heli si helikopter yang lucu dan selalu siap membantu. Dikisahkan mereka berempat selalu datang,  membantu sesama yang sedang mengalami kesulitan,  dan melakukan tugasnya sesuai keahlian masing-masing. Sehingga siapapun yang mengalami kesulitan akhirnya bisa tertolong dan selamat, akibat pertolongan mereka sebagai tim penyelamat. Tak lupa mereka memberikan nasehat kepada sesamanya agar selalu berhati-hati dalam melakukan sesuatu.


Nah, itulah tiga film kartun televisi yang  lucu, menarik dan inspiratif dengan penokohan kendaraan. Sebenarnya masih banyak film kartun lain yang juga sama-sama menarik,  dan memberikan banyak pelajaran kepada anak-anak. Semoga kedepannya, akan ada  banyak lagi acara televisi untuk anak-anak, yang mampu memberikan hiburan sekaligus nasehat atau pelajaran,  tentang berbagai nilai positif yang ada dalam kehidupan sehari-hari.

Hmmmm, sepertinya saat ini jam tayang Robocar Poli😉

#onedayonepost
#nonfiksi
#temabebas
Yuk Lanjut

Rabu, 13 Desember 2017

Inilah Empat Hal yang Paling Saya Inginkan di tahun 2018

Sewaktu kecil setiap orang pasti pernah mendapatkan pertanyaan seperti ini. "Kamu kalau sudah besar ingin menjadi apa? Apa cita-citamu? Atau apa yang akan kamu lakukan di masa depan?" Dan lucunya mayoritas semua orang saat itu pasti menjawab "Kalau sudah besar saya ingin jadi dokter." Atau guru dan  banyak lagi cita-cita mulia yang lain.

Namun tanpa disadari cita-cita atau keinginan yang kita canangkan di waktu kecil itu, semakin lama berubah seiring berjalannya waktu. Sehingga pada akhirnya cita-cita tersebut hanyalah angan belaka. Meskipun ada beberapa diantaranya yang berhasil mewujudkannya.

Berbicara tentang cita-cita, mimpi atau keinginan, ternyata hal ini pun sudah menjadi bagian dari resolusi yang akan diwujudkan seseorang di tahun yang akan datang. Nah, kira-kira resolusi apa yang saya pikirkan dan hendak saya lakukan di tahun depan?

  1. Resign. Saya adalah seorang karyawati yang telah bekerja selama kurang lebih tiga belas tahun di salah satu perusahaan jasa. Memiliki pekerjaan tetap dan karir yang bagus, merupakan impian dan cita-cita yang sangat ingin saya wujudkan selepas menempuh perguruan tinggi. Dan akhirnya hal itu pun terwujud hingga saat ini. Namun pola pikir saya tentang hal ini telah  berubah setelah memiliki seorang anak. Rasanya ingin sekali memberikan seluruh waktu dan perhatian yang ada untuk anak. Tanpa terganggu oleh permasalahan pekerjaan. Terlebih saat ini ia telah memasuki masa sekolah. Alhasil keinginan untuk segera berhenti dari pekerjaan menjadi bertambah kuat.
  2. Fokus pada kegemaran. Ya, beberapa waktu belakangan ini saya baru menyadari,  bahwa ada minat yang cukup besar dalam dunia tulis menulis. Saya pernah mencoba mengikuti lomba atau event tertentu dan ternyata ada yang menghasilkan. Apalagi pada saat mengetahui bahwa aktivitas menulis bisa dilakukan dimana saja dan kapan saja. Jujur inilah yang membuat saya mantap untuk menekuni kegemaran menulis ini. Akhirnya saya berusaha untuk  terus belajar dan mencari ilmu dari berbagai arah. Tentunya dengan harapan bahwa menulis bisa menjadi sarana mengembangkan diri, dan berpenghasilan di masa depan.
  3. Berbisnis. Selain menekuni kegemaran menulis, saya mempunyai keinginan besar pula untuk memulai bisnis. Hal ini perlu saya lakukan, sebagai sarana untuk tetap mendapatkan penghasilan di luar gaji. Terutama jika hati ini sudah mantap untuk berhenti berkarir. Otomatis saya pun harus mulai fokus untuk terus belajar tentang bisnis, serta mempraktekkannya,  agar suatu saat siap ketika waktu telah mengharuskan,  untuk benar-benar terjun ke dunia bisnis. 
  4. Perbaiki ibadah. Ibadah merupakan salah satu hal wajib bagi manusia, demi mendapatkan keberkahan hidup, pengampunan juga rezeki yang halal. Namun sebagai manusia biasa tentunya tak lepas dari khilaf. Emosi tak menentu serta kadar keimanan yang naik turun, membuat manusia terkadang tidak  fokus dalam beribadah. Ada kalanya terlambat. Bahkan ada pula yang tak melakukan ibadah sama sekali. Untuk itulah saya merasa sangat penting kiranya,  untuk memperbaiki kualitas ibadah sehari-hari. Karena bisa jadi Sang Pemilik Kuasa , akan menilai seberapa pantas kita untuk menerima pemberiannya, seperti perjalanan ibadah haji dan umroh.


Nah itulah empat hal yang sangat saya inginkan di tahun depan. Apapun yang terjadi, semoga menjadi pemacu semangat untuk mewujudkan semua harapan tersebut, di tahun yang akan datang.

#onedayonepost
#nonfiksi
#resolusi2018
Yuk Lanjut

Senin, 11 Desember 2017

Gaya Hidup Ini yang Akan Saya Lakukan di Tahun 2018


Setiap manusia di dunia ini pasti memiliki gaya hidupnya masing-masing. Atau dalam bahasa kerennya disebut lifestyle. Lifestyle inilah yang sedikit banyak akan berpengaruh,  terhadap kualitas hidupnya di masa datang. Dan ternyata gaya hidup saat ini sudah menjadi bagian dari resolusi,  yang selalu ia canangkan menyongsong pergantian tahun.

Beberapa hari ini pun saya termasuk salah satu orang yang mulai berpikir. Kira-kira apa yang akan saya lakukan di tahun depan terkait dengan gaya hidup. Perubahan apa yang akan saya rencanakan dalam hidup ini?  Bagaimana cara mewujudkannya?  Apakah perubahan gaya hidup ini akan mampu membuat saya menjadi lebih baik lagi?


  1. Bijak mengatur keuangan. Perubahan pertama yang akan saya lakukan adalah belajar mengatur keuangan dan mulai berhemat. Adalah menjadi naluri tersendiri bagi seorang perempuan, bahwa ia selalu gelap mata jika melihat suatu barang baru. Terlebih jika barang tersebut sudah ia idamkan sejak lama. Seringkali tanpa berpikir langsung saja membeli barang incarannya. Padahal terkadang ia belum memiliki uang lebih. Godaan iri hati melihat teman lain bisa membeli ini dan itu,  juga kerap kali membuat seseorang membelanjakan uangnya tanpa sisa. Untuk itulah saya ingin belajar kembali cara mengatur keuangan dan bijak menggunakannya. Jika pandai mengatur keuangan maka niscaya kelangsungan hidup akan lebih terjamin.
  2. Menabung.  Selain berhemat dan bijak memilah tingkat kepentingan,  dalam membeli atau mengonsumsi sesuatu, saya juga akan melakukan hal kecil namun terkadang sulit diwujudkan. Yaitu menabung. Entah menabung uang di bank, dalam celengan ayam, atau berupa investasi seperti emas. Menabung uang di bank bisa saya lakukan demi keamanan. Sedangkan menyimpan uang dalam celengan ayam selain  untuk melatih konsistensi, hal ini juga berpotensi dapat membantu kita dalam mengatasi satu kesulitan,  yang sewaktu-waktu bisa saja terjadi. Tabungan berbentuk investasi emas, sangat berguna untuk kehidupan jangka panjang, karena nilainya yang terus bertambah dari waktu ke waktu.
  3. Asuransi. Sebagai seorang karyawan yang bekerja di suatu perusahaan asuransi, saya banyak  belajar bahwa sangat penting bagi seseorang,  untuk memiliki tabungan jenis ini. Asuransi sebenarnya juga berupa tabungan. Hanya saja sifatnya dipaksakan,  karena setiap bulan kita harus menyisihkan uang,  untuk membayar nilai premi asuransi tersebut. Namun meskipun dipaksakan, tabungan berjenis asuransi ini sangat bermanfaat bagi diri sendiri dan keluarga. Katakanlah seperti berguna bagi pendidikan anak, tabungan pensiun, atau jika mengalami musibah. Bahkan ada pendapat mengatakan, bahwa orang yang sangat senang berasuransi, menunjukkan bahwa ia memiliki kecerdasan finansial.
  4. Perubahan perilaku. Saya termasuk seseorang yang banyak memiliki sifat negatif. Seperti pemalu, tidak percaya diri, sering merasa ragu-ragu. Hal inilah yang sering membuat saya selalu merasa rugi karena tertinggal. Juga ada kalanya salah dalam mengambil keputusan. Sehingga inilah yang  pastinya akan menjadi salah satu hal penting yang akan saya lakukan di tahun depan. Yaitu membuang sifat-sifat negatif dan membangun perilaku positif, serta tak pernah berhenti belajar,  agar kualitas hidup lebih meningkat dan berprestasi.


Tahun baru selalu identik dengan semangat baru. Banyak hal selalu direncanakan seseorang,  untuk melakukan perubahan dalam satu tahun mendatang. Tentunya tak hanya merencanakan saja. Alangkah baiknya jika berusaha keras untuk mewujudkannya dalam satu tindakan nyata. Agar resolusi tahun baru tak hanya sekedar ucapan belaka. Semangat!!

#onedayonepost
#nonfiksi
#resolusigayahidup2018
Yuk Lanjut

Minggu, 10 Desember 2017

Tetap Sehat, Resolusi di Tahun 2018


Tak terasa waktu demikian cepat berlalu. Hingga tanpa sadar saat ini waktu telah menggiring semua manusia, menuju detik-detik pergantian tahun. Tak tanggung-tanggung. Pergantian tahun ini akan segera berlalu dalam waktu kurang lebih dua minggu saja.

Tahun baru bagi sebagian orang merupakan salah satu momentum penting , untuk membuat resolusi atau pencapaian bagi diri sendiri. Tak terkecuali saya. Satu hal yang akan menjadi perhatian saya dalam resolusi tahun depan adalah,  bagaimana caranya agar tubuh tetap sehat dan terhibdar dari berbagai macam penyakit. Nah, kira-kira apa yang akan saya lakukan demi mewujudkan hal tersebut?


  1. Olahraga. Kesibukan yang terus menerus dan seolah tiada henti, terkadang membuat seseorang tidak memiliki banyak waktu,  bahkan lupa untuk berolahraga. Bahkan olahraga dengan olah tubuh ringan pun, rasanya tak sanggup melakukannya. Padahal olahraga merupakan salah satu cara yang alami untuk menyehatkan tubuh. Untuk itu sebelum beraktivitas,ada baiknya jika terlebih dahulu diawali dengan olahraga ringan seperti berjalan kaki. Ketika tiba  waktu istirahat kerja, lakukan gerakan tubuh ringan seperti menggerakkan kepala, bahu, tangan dan kaki.
  2. Konsumsi makanan sehat. Padatnya aktivitas sehari-hari, juga menjadi salah satu penyebab seseorang memiliki pola makan yang tidak teratur. Terkadang terlambat, atau sering pula tidak makan, hanya karena takut waktu aktivitasnya tersita untuk kegiatan tersebut. Lebih mengerikan lagi,  banyaknya  jenis  makanan instan atau fast food saat ini, seolah  sudah menjadi solusi terbaik, untuk tetap mengonsumsi makanan di sela-sela kesibukan. Padahal jenis makanan seperti itu lebih berbahaya bagi tubuh, karena berpotensi mendatangkan berbagai macam penyakit,  akibat banyaknya kandungan zat  tambahan seperti  penyedap  rasa serta proses memasaknya yang tidak memenuhi standar.  Sehingga perlu adanya perubahan dalam pola makan seperti perbanyak konsumsi sayur dan buah dan makanlah secara teratur.
  3. Kebiasaan. Ada kalanya seseorang memiliki satu kebiasaan,  yang ternyata justru mengakibatkan berkurangnya imunitas dalam tubuh. Katakanlah seperti kebiasaan suka bergadang untuk melakukan suatu pekerjaan. Sehingga pada akhirnya tubuh merasa lelah, dan sering mengantuk di pagi hari dikarenakan berkurangnya kualitas tidur. Kebiasaan merokok dan mengonsumsi minuman bersoda atau beralkohol juga menjadi salah satu sebab berkurangnya daya tahan tubuh. Ini semua diakibatkan oleh banyaknya kandungan zat berbahaya yang terdapat dalam sebatang rokok juga minuman berbahaya tersebut.
  4. Perbanyak konsumsi air putih. Air putih adalah salah satu minuman alami yang paling baik bagi kesehatan tubuh. Air putih berpotensi menggelontorkan penyakit yang bersarang dalam tubuh. Selain itu air putih sangat baik untuk membuat tubuh lebih segar dan terhindar dari dehidrasi setelah melakukan aktivitas yang berat. Untuk itu perlu bagi tubuh untuk mengonsumsi lebih banyak air putih demi kesehatan tubuh.
  5. Cek kesehatan. Meskipun secara kasat mata tubuh terlihat sehat dan tak memiliki masalah kesehatan, tidak ada salahnya untuk tetap memeriksakan kondisi tubuh ke dokter atau fasilitas kesehatan. Sebab terkadang ada beberapa penyakit tertentu yang tidak menampakkan gejala pada tubuh. Selain itu memeriksakan kesehatan secara rutin terbukti mampu mencegah seseorang terjangkit suatu penyakit, dikarenakan menjadi lebih paham apa yang harus dilakukan demi menjaga kesehatan tubuh.


Menyikapi semakin banyaknya penyakit yang berpotensi menyerang tubuh, membuat saya harus memiliki resolusi untuk tetap sehat di masa yang akan datang. Rasa-rasanya saya harus memiliki tekad yang kuat untuk melakukan lima hal tersebut, demi mendapatkan tubuh yang sehat dan terhindar dari berbagai macam penyakit. Bagaimana dengan teman-teman? Apakah juga ingin melakukan hal yang sama?

#onedayonepost
#nonfiksi
#resolusi2018
Yuk Lanjut

8 Manfaat Ngeblog bagi Ibu Rumah Tangga, No 8 Asyik Banget

                                                                               Pexels Menekuni dunia menulis di media blog sejak lima tahun ...