Rabu, 16 Oktober 2019

Bagaimana Ketika Resign Bukan yang Menjadi Pilihan?


pixabay.com




Memutuskan untuk resign setelah sekian tahun lamanya bekerja, nyatanya sanggup membuat seseorang berada di posisi yang sulit. Salah satu teman baik pernah berkata "Mbak, ojo kesusu resign, yen durung duwe aktivitas liyo. Mengko biso jetleg." Yang tak memahami bahasa ini, baiklah akan saya terjemahkan.😂 Artinya "Mbak, jangan terburu-buru resign, kalau belum punya aktivitas baru. Bisa jetleg nanti."





Ya, wajarlah demikian. Sebab dengan resign, seseorang harus rela menerima resiko kehilangan penghasilan, kesibukan, serta keseruan dunia kerja lainnya. Untuk itu jika benar-benar memutuskan resign, segala sesuatunya memang harus dipersiapkan sedini mungkin. Terutama mental menghadapi tekanan. Tak jarang juga harus ikhlas menerima komentar nyinyir dari bisik-bisik tetangga atau saudara. Maklumlah jika di zaman sekarang, wanita pekerja serasa jauh lebih terhormat, dibanding yang memilih menjadi ibu rumah tangga biasa.





Sehingga bukan hal yang aneh lagi, ketika seseorang terutama perempuan, ada yang terus bertahan dengan pekerjaannya. Ia sanggup kehilangan kesenangan dirinya, demi keluarga dan orang-orang yang sangat ia cintai. Juga tetap ikhlas menerima turunnya kondisi kesehatan, akibat bekerja terlalu keras tanpa mempedulikan fisiknya.





Entahlah. Pada dasarnya setiap orang memiliki pola pikir, keinginan, dan harapan yang berbeda-beda. Ia juga  berhak memutuskan kehidupannya sendiri, tanpa campur tangan orang lain. Sedangkan orang lain hanya bisa memberikan saran dan nasehat, namun tak boleh memaksakan kehendak.





pixabay.com




Beban Keluarga Ada di Pundak Saya.





Seorang teman wanita  mengajak berdiskusi tentang keputusan resign yang saya ambil. Singkat ceita ia berkata, bahwa untuk saat ini, si teman belum berani mengikuti jejak yang sama. Padahal kondisi hatinya sudah sangat menginginkan resign.  Sebab ia mulai merasa bersalah terhadap sang anak, yang hampir setiap hari ditinggalkan, demi sebuah pekerjaan. Usut punya usut, ternyata kondisi perekonomian keluarga, yang membuatnya harus bertahan. Dengan kondisi pasangan yang berpenghasilan tak tetap, alhasil ia pun harus rela bekerja dengan harapan, penghasilan tetapnya, akan mampu mencukupi semua kebutuhan. Hal ini juga yang menjadi alasan seorang single parent tetap bertahan dengan pekerjaannya. Tak lain untuk tercukupinya semua kebutuhan. Sehingga wajar saja jika orang-orang seperti ini, masih harus terus bekerja, sebab beban berat keluarga ada di pundaknya.





Idealisme.





Beberapa orang ada yang memiliki idealisme tinggi, terhadap sebuah pekerjaan.  Baginya pekerjaan adalah status sosial, yang sanggup mengubah pandangan orang lain terhadap dirinya. Seperti yang pernah saya dengar dari kisah seorang teman. Pada saat memutuskan resign, dalam sekejap ia sudah menjadi bahan olok-olok para tetangga dan saudara. Ada yang mengatakan, sayang sekali menempuh ilmu setinggi mungkin, tapi ujung-ujungnya ke dapur juga. Ada pula yang membanding-bandingkan dengan orang lain, yang terlihat lebih keren dengan seragam kerjanya. Alhasil meskipun banyak faktor yang menjadi alasan seseorang untuk bisa resign, tapi tak kunjung ia lakukan. Demi sebuah pengakuan dan idealisme, bahwa bekerja adalah salah satu cara menunjukkan status sosial.






pixabay.com





Saya Masih Bisa Mengatur Waktu.





Mengatur waktu dengan baik, adalah salah satu aktivitas yang sangat sulit dilakukan. Kecuali bagi orang-orang yang terbiasa. Padahal Allah Swt sendiri telah mengingatkan manusia, tentang pentingnya mengatur waktu.





Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian. Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal sholih dan saling menasihati supaya menaati kebenaran dan saling menasihati supaya menetapi kesabaran” (QS. Al ‘Ashr).





Nah, bagi seseorang terutama wanita, yang memiliki manajemen waktu sangat berantakan, jelas pada akhirnya merasa kesulitan. Ia akan kebingungan mengatur waktu, antara kesibukan di kantor, dan mengurus keluarga. Pastilah ada salah satu yang akan menjadi korban. Dan sungguh, seringkali keluarga yang tak terurus. Inilah yang akhirnya menyebabkan seseorang mengambil langkah resign dari pekerjaan. Namun beda halnya jika telah terbiasa mengatur waktu. Ia akan terbiasa melakukan segala sesuatunya dengan rapi dan terorganisir. Sehingga tahu kapan waktunya bekerja, dan bila mana harus mengurus keluarga. Terlebih jika ia juga sudah mengajarkan anak-anaknya, untuk ikut belajar mengatur waktu. Alhasil ia tak akan pernah berpikir untuk mengakhiri karirnya secepat mungkin.





pixabay.com




Tenang, Ada Bala Bantuan.





Pernahkah Anda perhatikan, bahwa fenomena yang terjadi saat ini adalah, banyaknya orangtua pekerja, yang menitipkan anak-anaknya pada kakek neneknya? Mengingat sulitnya mencari asisten rumah tangga yang jujur dan kompeten sekarang ini, membuat beberapa orangtua berpikir, lebih baik menitipkan sang anak pada kakek neneknya. Dengan dalih agar kakek neneknya terhibur dengan kehadiran cucu di rumah serta alasan kemanan, jelas hal ini membuat orangtua tetap bisa bekerja, dan tak perlu mengajukan resign. Namun bagi orang yang memahami, bahwa tak pantas rasanya membebani orangtua lagi, dengan tugas menjaga cucu, maka ia akan lebih memilih resign demi mengurus anak-anaknya.





Masih Ada Tanggung Jawab Hutang.





Masih memiliki kewajiban membayar hutang, juga menjadi salah satu alasan seseorang, mengurungkan niatnya untuk resign. Terlebih jika hutang tersebut dalam jumlah besar yang ia gunakan untuk membeli rumah atau mobil. Pastilah sejauh ini ia selalu berhitung untung ruginya, jika ia mengajukan resign atau tidak. Setidaknya ia akan berpikir, cukupkah penghasilan dari pasangan saja, untuk memenuhi kebutuhan sekaligus membayar hutang? Jika tidak, pastilah ia akan mempertahankan pekerjaan dengan segala resikonya.





Terbentur Usia dan Kriteria.





Bagi seseorang yang bekerja di perusahaan dan kebetulan sedang dalam masalah, otomatis ia akan mencari peluang di tempat lain, dan sedapat mungkin segera angkat kaki dari pekerjaan lamanya. Tetapi faktanya tak semudah membalikkan telapak tangan. Sudah menjadi ketentuan sejak lama, bahwa sebuah perusahaan, pasti mencari karyawan dengan kriteria lulusan terbaru, usia muda, enerjik, serta memiliki kemampuan di atas rata-rata. Nah, inilah yang menjadi kendala tersendiri, bagi orang-orang yang ingin berpindah pekerjaan, namun terbentur kriteria tersebut. Sehingga mau tak mau ia akan terus bertahan dengan pekerjaan lamanya.





pixabay.com




Saya Tak Tertarik Keluar dari Zona Nyaman.





Sudah bukan rahasia lagi, jika berbisnis menawarkan surga dunia, melebihi penghasilan yang didapat seorang pekerja kantoran. Terlebih bisnis yang berbasis Multi Level Marketing atau MLM. Penghasilan dan bonus hasil bisnisnya sangat fantastis, sehingga beberapa di antaranya mampu mencapai kekayaan berlimpah. Bagi yang sudah jenuh dengan rutinitas pekerjaan kantor, dan ingin terbebas darinya, ia akan melirik bisnis sebagai lahan baru untuk mencari penghasilan. Namun bagi yang merasa sulit move on, tak berbakat, atau tak menyukai bisnis, sudah tentu akan memilih lebih baik bertahan di zona nyamannya. Bekerja di kantor dengan aktivitas rutin yang monoton.









Keputusan untuk resign atau tidak sekalipun, bukan jaminan seseorang dapat mencapai apa yang menjadi tujuan hidupnya. Maka yang terbaik adalah, tetapkan tujuan, dan fokus pada langkah untuk mencapainya. Selebihnya berdoa memohon yang terbaik pada Yang Mahakuasa.


4 komentar:

  1. Hey, this is Eric and I ran across katanining.com a few minutes ago.

    Looks great… but now what?

    By that I mean, when someone like me finds your website – either through Search or just bouncing around – what happens next? Do you get a lot of leads from your site, or at least enough to make you happy?

    Honestly, most business websites fall a bit short when it comes to generating paying customers. Studies show that 70% of a site’s visitors disappear and are gone forever after just a moment.

    Here’s an idea…

    How about making it really EASY for every visitor who shows up to get a personal phone call you as soon as they hit your site…

    You can –

    Talk With Web Visitor is a software widget that’s works on your site, ready to capture any visitor’s Name, Email address and Phone Number. It signals you the moment they let you know they’re interested – so that you can talk to that lead while they’re literally looking over your site.

    CLICK HERE http://www.talkwithwebvisitor.com to try out a Live Demo with Talk With Web Visitor now to see exactly how it works.

    You’ll be amazed - the difference between contacting someone within 5 minutes versus a half-hour or more later could increase your results 100-fold.

    It gets even better… once you’ve captured their phone number, with our new SMS Text With Lead feature, you can automatically start a text (SMS) conversation.

    That way, even if you don’t close a deal right away, you can follow up with text messages for new offers, content links, even just “how you doing?” notes to build a relationship.

    Pretty sweet – AND effective.

    CLICK HERE http://www.talkwithwebvisitor.com to discover what Talk With Web Visitor can do for your business.

    You could be converting up to 100X more leads today!

    Eric
    PS: Talk With Web Visitor offers a FREE 14 days trial – and it even includes International Long Distance Calling.
    You have customers waiting to talk with you right now… don’t keep them waiting.
    CLICK HERE http://www.talkwithwebvisitor.com to try Talk With Web Visitor now.

    If you'd like to unsubscribe click here http://talkwithwebvisitor.com/unsubscribe.aspx?d=katanining.com

    BalasHapus
  2. Claudia Clement27 Mei 2020 01.36

    Hi, We are wondering if you would be interested in our service, where we can provide you with a dofollow link from Amazon (DA 96) back to katanining.com?

    The price is just $77 per link, via Paypal.

    To explain what DA is and the benefit for your website, along with a sample of an existing link, please read here: https://justpaste.it/4fnds

    If you'd be interested in learning more, reply to this email but please make sure you include the word INTERESTED in the subject line field, so we can get to your reply sooner.

    Kind Regards,
    Claudia

    BalasHapus
  3. Barbara Atyson30 Mei 2020 18.57

    Hi,

    We'd like to introduce to you our explainer video service which we feel can benefit your site katanining.com.

    Check out some of our existing videos here:
    https://www.youtube.com/watch?v=zvGF7uRfH04
    https://www.youtube.com/watch?v=MOnhn77TgDE
    https://www.youtube.com/watch?v=KhSCHaI6gw0

    All of our videos are in a similar animated format as the above examples and we have voice over artists with US/UK/Australian accents.

    They can show a solution to a problem or simply promote one of your products or services. They are concise, can be uploaded to video such as Youtube, and can be embedded into your website or featured on landing pages.

    Our prices are as follows depending on video length:
    0-1 minutes = $159
    1-2 minutes = $269
    2-3 minutes = $379
    3-4 minutes = $489

    *All prices above are in USD and include a custom video, full script and a voice-over.

    If this is something you would like to discuss further, don't hesitate to get in touch.
    If you are not interested, simply delete this message and we won't contact you again.

    Kind Regards,
    Barbara

    BalasHapus
  4. Hey, my name’s Eric and for just a second, imagine this…

    - Someone does a search and winds up at katanining.com.

    - They hang out for a minute to check it out. “I’m interested… but… maybe…”

    - And then they hit the back button and check out the other search results instead.

    - Bottom line – you got an eyeball, but nothing else to show for it.

    - There they go.

    This isn’t really your fault – it happens a LOT – studies show 7 out of 10 visitors to any site disappear without leaving a trace.

    But you CAN fix that.

    Talk With Web Visitor is a software widget that’s works on your site, ready to capture any visitor’s Name, Email address and Phone Number. It lets you know right then and there – enabling you to call that lead while they’re literally looking over your site.

    CLICK HERE http://www.talkwithwebvisitors.com to try out a Live Demo with Talk With Web Visitor now to see exactly how it works.

    Time is money when it comes to connecting with leads – the difference between contacting someone within 5 minutes versus 30 minutes later can be huge – like 100 times better!

    Plus, now that you have their phone number, with our new SMS Text With Lead feature you can automatically start a text (SMS) conversation… so even if you don’t close a deal then, you can follow up with text messages for new offers, content links, even just “how you doing?” notes to build a relationship.

    Strong stuff.

    CLICK HERE http://www.talkwithwebvisitors.com to discover what Talk With Web Visitor can do for your business.

    You could be converting up to 100X more leads today!

    Eric
    PS: Talk With Web Visitor offers a FREE 14 days trial – and it even includes International Long Distance Calling.
    You have customers waiting to talk with you right now… don’t keep them waiting.
    CLICK HERE http://www.talkwithwebvisitors.com to try Talk With Web Visitor now.

    If you'd like to unsubscribe click here http://talkwithwebvisitors.com/unsubscribe.aspx?d=katanining.com

    BalasHapus

8 Manfaat Ngeblog bagi Ibu Rumah Tangga, No 8 Asyik Banget

                                                                               Pexels Menekuni dunia menulis di media blog sejak lima tahun ...