Terbukti Membahagiakan dan Bermanfaat, Inilah Lima Pilihan Kegiatan yang Dapat Dilakukan Selama Masa Pandemi

 

                                          

www.pixabay.com


Sudah menjadi  hal yang lumrah ketika memasuki awal tahun,  seseorang membuat sebuah resolusi. Resolusi yang menggambarkan apa tujuan hidup dan bagaimana cara mewujudkannya. Bahkan tak jarang resolusi ini menjadi penyemangat,  untuk bisa membuat diri sendiri  menjadi lebih baik.

 

Tapi siapa sangka jika ternyata di tahun ini, Sang Mahakuasa sedang memberikan ujian yang  cukup membuat seorang manusia bergidik.  Betapa makhluk berbentuk virus yang amat sangat kecil bernama Covid 19, mampu meruntuhkan pertahanan kesehatan seseorang,  dan tak jarang mendatangkan  maut baginya. Terbukti sudah banyak korban berjatuhan  karenanya.

 

Akibatnya pemerintah pun menetapkan wabah ini sebagai pandemi,  dan melakukan berbagai upaya demi memutuskan rantai penularan. Termasuk salah satunya adalah anjuran untuk  berdiam diri di rumah dan menghentikan sementara segala aktivitas di luar, jika tak penting-penting amat. Seperti bersekolah, bekerja, beribadah, dan bersilaturahmi dalam sebuah perkumpulan. Beberapa orang diantaranya mampu menerima kondisi ini, namun tak sedikit pula yang bertindak sebaliknya. Apalagi untuk orang-orang  yang  terbiasa beraktivitas di luar.

 

Namun mau tak mau, demi alasan kesehatan, setiap orang harus menerima kenyataan ini,  dengan menaati semua ketentuan pemerintah. Mencoba untuk tetap sehat jasmani dan rohani,  serta tidak bosan ketika harus berada di rumah saja dalam jangka waktu lama.

 

Dan salah satu hal yang bisa dilakukan adalah dengan tetap terus berkegiatan. Melakukan kegiatan positif, yang akan membawa kebahagiaan selama masa pandemi.

 

Berolahraga.


                                                            www.pixabay.com


 

Di masa pandemi,  tiba-tiba saja kegiatan berolahraga menjadi favorit bagi semua orang. Mulai dari berjalan santai, berlari, hingga bersepeda. Sebab dengan berolahraga, otomatis membuat imunitas tubuh semakin membaik.   Meningkatnya imunitas tubuh tentunya akan menjadi penangkal virus yang sangat efektif saat  ini.

 

Berjemur.

Beberapa orang mungkin ada yang belum terbiasa berjemur di bawah sinar matahari setiap pagi. Padahal bisa jadi mereka sudah memahami betul manfaat berjemur tersebut. Akan tetapi dengan alasan sibuk beraktivitas membuat kegiatan berjemur menjadi abai dilakukan. Namun, ternyata saat ini berjemur sudah menjadi aktivitas rutin. Lagi-lagi demi sebuah tujuann yaitu mempertahankan imunitas tubuh.  

 

 

Berbisnis.

Bagi sebagian masyarakat, masa pandemi menjadi sebuah cobaan,   dikarenakan berkurangnya penghasilan akibat berada di rumah saja.  Maka berbisnis dapat menjadi jalan lain untuk tetap berpenghasilan. Semakin berkembangnya dunia teknologi, membuat seseorang  kini semakin mudah berbisnis. Dengan hanya berbekal gawai dan tetap di rumah, maka berpenghasilan di masa pandemi tetap bisa menjadi harapan.

 

Menekuni Hobi.

Dengan hanya berdiam diri di rumah, tak serta merta membuat seseorang tak bisa melakukan apapun. Alias rebahan saja. Banyak hal positif yang bisa dilakukan. Salah satunya menekuni hobi. Katakanlah seperti menulis, membaca, memasak, membuat kerajinan tangan dan lainnya. Dan ketika sebuah hobi sudah ditekuni dengan serius, maka tak jarang  akan membuka pintu rejeki yang berawal dari sebuah hobi.

 

Menambah  Ilmu.

 

Meskipun mengalami masa pandemi, juga tak membuat seseorang harus berhenti dalam menuntut ilmu. Ilmu tentang apapun.  Menuntut ilmu pun tak harus dengan mendatangi lembaga pendiidikan. Saat ini banyak sekali kajian ilmu bersifat daring,  yang bisa disimak kapan pun dan di manapun. Jadi, tak  ada  alasan lagi untuk tidak menambah ilmu, bukan?

 

Masa pandemi bukan berarti aktivitas harus terhenti. Selama masih bisa melakukan sesuatu yang bermanfaat, niscaya tak ada yang sia-sia. Sambil terus berharap, bahwa semuanya akan kembali seperti semula.


2 Komentar

  1. Setuju banget Mbak, harus tetap produktif ya selama, manfaatkan waktu yang ada

    BalasHapus
  2. setuju mbak..apapun kondisinya tetap harus mengisi hidup dengan hal bermanfaat

    BalasHapus