Minggu, 14 Februari 2021

Pelajari 5 Tipe Konsumen Ini Agar Bisnis Semakin Melesat

 



Menjalani bisnis online ternyata tak semudah yang dibayangkan. Setidaknya itulah yang saya rasakan ketika mulai menjalankannya. Padahal kata orang, bisnis online saat ini sangat mudah,  dan menjanjikan penghasilan yang menggiurkan, jika memang fokus menekuninya. Tapi entah kenapa saya masih juga menjalaninya dengan  mellow alias baper. Mungkin salah satu faktornya karena ketidaksiapan saya berhadapan dengan tipe konsumen yang beragam itu. Sedangkan di satu sisi saya belum memiliki cukup ilmu untuk menyikapi persoalan ini.

Pada akhirnya saya pun harus belajar banyak tentang bisnis.  Terutama yang berhubungan dengan pengetahuan,  seputar  tipe konsumen yang sering ada di lingkaran penjualan. Seperti bagaimana ciri-cirinya, kebiasaan apa yang sering konsumen lakukan ketika bertransaksi. Lalu mengapa sih perlu mempelajari hal ini? Ya, tak lain agar supaya seorang pebisnis bisa menyikapi calon konsumennya, tak mudah baper jika belum sesuai harapan, serta  mempersiapkan langkah jitu untuk menaklukkannya,   hingga terjadi transaksi pembelian. Dengan begitu alhasil  bisnis pun akan semakin meningkat penjualannya.

Nah, sekarang yuk mengenal 5 tipe konsumen dalam bisnis.


5 Tipe Konsumen dalam Bisnis.


Konsumen Tipe Pencari.

Tipe konsumen ini adalah orang yang benar-benar berniat membeli produk karena sangat membutuhkannya. Biasanya  tipe ini selalu mencari produk terbaik, berkualitas,  dengan harga terjangkau. Bagaimana caranya ia bisa mendapatkan produk dengan harga sebanding dengan kualitasnya. Bisa jadi ketika merasa puas dengan barang yang dibeli, ia akan membelinya lagi di kemudian hari.



Konsumen “Si Bibi Teliti”.

Konsumen tipe ini adalah orang yang ketika membeli barang, selalu meneliti sampai sedetil mungkin. Namun faktanya calon konsumen seperti ini tak banyak mengetahui gambaran produk tersebut. Pemahaman yang kurang terhadap spesifikasi barang inilah,  yang membuatnya bertanya banyak hal pada si penjual hingga ia memahaminya. Sehingga terkadang timbullah kesan jika si konsumen tipe ini adalah cerewet dan sering menguji kesabaran si penjual.


Konsumen “Sekedar Cuci Mata”.

Kalau konsumen tipe si cuci mata ini,  dengan hanya melihat-lihat barang-barang si penjual, ia sudah cukup puas dan bahagia. Jarang sekali ketika melihat barang, ia berniat untuk membelinya. Aktivitas melihat barang di toko si penjual ini hanya sekedar  mengisi waktu luangnya. Siapa tahu ada koleksi terbaru yang akan bisa ia beli suatu saat nanti,  atau sekedar menginfokannya kepada teman.




Konsumen “I Love Diskon”.

Konsumen macam ini akan berbelanja besar-besaran ketika musim potongan harga tiba. Ia biasanya akan mengamati momen-momen tertentu dimana akan terjadi pesta diskon itu, mengumpulkan penghasilannya demi bisa membeli produk yang diinginkan dengan harga semurah mungkin. Terkadang ia juga masih mencari keuntungan apa lagi yang bisa didapatkan dari musim diskon ini. Seperti masihkah ada tambahan hadiah ketika membeli produk tersebut.


Konsumen “Hit and Run”.

Konsumen ini tipe ini sering menanyakan produk, kualitas dan harganya. Meminta total perhitungan barang dan tujuan pengiriman uang untuk membeli produk. Namun tanpa alasan tiba-tiba menghilang, tidak mengonfirmasi jadi tidaknya membeli barang,  atau tak kunjung membayar. Tentunya kejadian seperti ini akan memberikan kerugian kepada si penjual.


Adanya 5  tipe konsumen ini, sungguh membuat saya harus mempelajari karakter setiap orang yang akan membeli produk. Setidaknya dengan begitu saya akan memiliki cara untuk menyikapi,  dan memberikan pelayanan terbaik kepada konsumen. Bukankah meningkatnya hasil penjualan juga terjadi karena faktor pelayanan yang baik?


Yuk Lanjut

8 Manfaat Ngeblog bagi Ibu Rumah Tangga, No 8 Asyik Banget

                                                                               Pexels Menekuni dunia menulis di media blog sejak lima tahun ...